EVALUASI PEMANFAATAN E-MODUL SEBAGAI BAHAN BELAJAR MANDIRI DALAM PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU Evaluation of E-Module Utilization as Self-directed Learning Materials in Teachers’ Competency Improvement Program
Isi Artikel Utama
Abstrak
Belajar sepanjang hayat bukan hanya dilakukan oleh peserta didik. Guru pun harus senantiasa belajar untuk meningkatkan kompetensi dan mengembangkan diri. Kondisi pandemi tahun 2021 tidak menghalangi pelaksanaan program peningkatan kompetensi teknologi informasi dan komunikasi guru yang disebut Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi atau PembaTIK. Program empat level ini tetap dilaksanakan dengan moda daring, dan metode pembelajaran campuran antara sinkronus dan asinkronus. Bahan belajar utama untuk mendukung pembelajaran mandiri pada program ini adalah e-modul. Kajian bertujuan untuk mengevaluasi kualitas serta efektivitas dan kebermanfaatan e-modul sebagai bahan belajar mandiri. Metode kajian adalah penilaian lima aspek e-modul oleh ahli, dan penjaringan pendapat peserta mengenai efektivitas penggunaan dan kebermanfaatan e-modul melalui kuesioner. Hasil evaluasi e-model oleh ahli menyatakan bahwa aspek kualitas isi/substansi e-modul mendapat indeks nilai A, sedangkan aspek pembelajaran, bahasa, kelengkapan media, dan grafis memperoleh indeks nilai B. Hasil kuesioner menunjukkan persepsi responden yang sangat positif di atas 90% terhadap penggunaan dan kebermanfaatan e-modul. Kesimpulan kajian adalah e-modul program peningkatan kompetensi guru ini sudah cukup baik sebagai bahan belajar mandiri. Namun perlu ada peningkatan kualitas pada beberapa aspek, terutama untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar, daya tarik belajar, keberlanjutan, dan keselarasan dalam kesatuan sistem program. Rekomendasi kajian evaluasi ini dapat dijadikan referensi dan standar untuk peningkatan kualitas e-modul di waktu mendatang.
Kata kunci: e-modul, pembelajaran mandiri, kompetensi, aspek kualitas
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Silakan mendownload dan mengisi Formulir Copyright Transfer dan Formulir Ethical Statement dibawah ini untuk disertakan pada saat pengiriman naskah (Unggah File Tambahan) :
Cara Mengutip
Referensi
Ali, M. (2014). Memahami Riset Perilaku dan Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
Darmayasa, I.K., Jampel, I.N., dan Simamora, A.H. (2018). Pengembangan E-Modul IPA Berorientasi Pendidikan Karakter di SMP Negeri 1 Singaraja. Jurnal Edutech Universitas Pendidikan Ganesha, Vol. 6 No.(1), 53—65.
Geng, S., Law, K.M.Y, dan Niu, B. (2019). Investigating Self-directed Learning and Technology Readiness in Blending Learning Environment. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 16:17, 1—22. https://doi.org/10.1186/s41239-019-0147-0.
Hidayati, N., Setyosari, P., dan Soepriyanto, Y. (2018). Kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Guru Soshum Setingkat SMA. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Vol. 1 No. 4 (2018), 291—298.
Khimmataliev, D., Khakimov, J., Daminov, O., dan Rakhmatova, F. (2020). Criteria And Indicators For Assessing The Level Of Professional Training Of Future Teachers Of Vocational Training At A Training Module. Journal of Critical Reviews, Vol. 7, Issue 5, 2020, 428—431.
Nasution, I.S., dan Siregar, E.F.S. (2021). Implementasi Pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) bagi Guru SD Muhammadiyah 12 Medan. Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 3 No. 2 (Oktober 2021), 206—212. doi:10.30596/ihsan.v%vi%i.8136.
Pareto, L., dan Willermark, S. (2018). TPACK in Situ: A Design-Based Approach Supporting Professional Development in Practice. Journal of Educational Computing Research. 0(0), 1—41. DOI: 10.1177/0735633118783180.
Prawiradilaga, D.S., Widyaningrum, R., dan Ariani, D. (2017). Prinsip-Prinsip Dasar Pengembangan Modul Berpendekatan Hypercontent. Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies, IJCETS 5 (2) (2017), 57—65. doi: http://dx.doi.org/10.15294/ijcets.v3i1.8675.
Rusmanto, dan Rukun, K. (2020). The Development of E-Learning Module Based on Project-Based Learning (PJBL) for Electric Motor Installation Course. Journal of Educational Research and Evaluation, Volume 4, Number 2, Tahun 2020, 181—193.
Suprayekti, Wargahadibrata, H., Kustandi, C. (2016). Perspektif Ilmu Pendidikan, Vol. 30 No. 1, April 2016, 1—9.
UNESCO. (2018). ICT-CFT: Information and Communication Technology Competencies Framework For Teachers. Paris: United Nations of Education Science and Culture Organisation.
Warsita, B. (2016). Evaluasi Bahan Belajar Diklat Online Calon Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran. Jurnal Teknodik, Vol. 20. Nomor 1, Juni 2016, 59—72.
Wasserman, E., dan Migdal, R. (2019). Professional Development: Teachers' Attitudes in Online and Traditional Training Courses. Online Learning, 23(1), 132—143. doi:10.24059/olj.v23i1.1299.
Woo, T.K. (2012). Developing Quality Learning Materials for Effective Teaching and Learning in an ODL Environment: Making the Jump from Print Modules to Online Modules. Asian Association Open University Journal, Vol. 6 No. 1 September 2012, 51—58.
.