ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TERINTEGRASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA SANGGAR KEGIATAN BELAJAR The Need Analysis of ICT-integrated Instructional Model Development in Learning Activity Centre

Isi Artikel Utama

Ai Sri Nurhayati
Kusnandar Kusnandar
Nur Arfah Mega
Warisno

Abstrak

Analisis kebutuhan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan inovasi model pembelajaran berbasis TIK di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) ditinjau dari aspek infrastruktur TIK, kesiapan pendidik, peserta didik, dan tenaga kependidikan di SKB, dukungan kebijakan, motivasi peserta didik, serta inovasi model pembelajaran yang memanfaatkan TIK. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini yaitu (1) apa saja infrastruktur TIK minimal yang diperlukan untuk mengembangkan model pembelajaran inovatif berbasis TIK di SKB?; (2) bagaimana kesiapan pendidik dan peserta didik di SKB dalam pengembangan model pembelajaran inovatif berbasis TIK?; (3) bagaimana dukungan kebijakan dalam pemanfaatan TIK untuk pengembangan model pembelajaran inovatif?; (4) bagaimana tingkat motivasi belajar peserta didik?; (5) inovasi model pembelajaran TIK seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di SKB? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan metode campuran kuantititaf dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner daring, data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif, kemudian dilakukan pendalaman data melalui diskusi terpumpun (FGD) secara daring. Pemilihan responden dilakukan secara purposive random sampling, pendalaman data dilakukan melalui teknik wawancara dan diskusi terpumpun secara daring. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan ketersediaan perangkat TIK dan jaringan di SKB telah tersedia dengan memadai. Kesiapan peserta didik dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran dapat dikatakan cukup. Namun di sisi lain, masih terdapat sejumlah kendala yang terkait dengan kurangnya keikutsertaan pamong atau tutor dalam mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi TIK untuk pembelajaran, kurangnya program pelatihan serta minimnya aktivitas forum tutor atau pamong dalam pembahasan inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan TIK. Oleh karena itu inovasi model pembelajaran yang akan dikembangkan hendaknya sederhana, bermanfaat, dan menarik dengan menggunakan perangkat TIK yang dimiliki peserta didik dan pendidik, memadukan aktivitas tatap muka dan daring (blended), tugas mandiri, presentasi disertai tindak lanjut pada saat kehadiran, untuk mengakomodir karakteristik peserta didik, tutor/pamong di SKB, maupun kekhasan lingkungan pembelajaran. Model pembelajaran yang dikembangkan hendaknya dapat dimanfaatkan dengan aplikasi yang sudah dimiliki peserta didik dan mudah digunakan serta dapat memfasilitasi peserta didik untuk melakukan  pembelajaran di rumah atau di luar SKB

Rincian Artikel

Bagian

Penilitian

Biografi Penulis

Ai Sri Nurhayati, Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PTP Ahli Muda

Kusnandar Kusnandar, Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PTP Ahli Madya

Nur Arfah Mega, Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PTP Ahli Muda

Warisno, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus

Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus

PTP Ahli Utama

Cara Mengutip

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TERINTEGRASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA SANGGAR KEGIATAN BELAJAR: The Need Analysis of ICT-integrated Instructional Model Development in Learning Activity Centre . (2022). Jurnal TEKNODIK, 69-88. https://doi.org/10.32550/teknodik.vi.793

Referensi

Alvara Beyond Insight. (2020). The Battle Of Our Generation Indonesia Gen Z and Millennial Report 2020: Januari 2020.

Aminatun, S. (2020). Pengaruh E-learning terhadap Minat Belajar Peserta Didik pada Program Kejar Paket C di PKBM Pioneer Karanganyar. Universitas Negeri Semarang.

Destiana, B., dan Soenarto. (2014). Faktor Determinan Pemanfaatan TIK dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Guru SMK di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Pendidikan Vokasi, 4(3), 285–299.

Devi, A.S., dan Widiastuti, W. (2019). Kompetensi Tutor dalam Mengajar pada Pendidikan Kesetaraan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. JOM FKIP Volume 6(1), 1–13.

Fibrianti, S., dan Suhanadji. (2020). Analisis Penyelenggaraan “SETARA DARING” sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah di Satuan Pendidikan Non-Formal (SPNF) SKB Gudo Kabupaten Jombang. Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 04(2), 36–45.

https://physicscatalyst.com/graduation/models-of-teaching/. (n.d.). Diakses 5 Oktober 2020 dari https://physicscatalyst.com/graduation/models-of-teaching/.

https://www.bps.go.id/indicator/28/301/1/angka-partisipasi-sekolah-a-p-s-.html. (n.d.). Badan Pusat Statistik: Angka Partisipasi Sekolah (APS) 2018—2020. Diakses 9 April 2022 dari https://www.bps.go.id/indicator/28/301/1/angka-partisipasi-sekolah-a-p-s-.html.

Isnarini, A.C. (2017). Metode Pembelajaran Demonstrasi dengan Komputer untuk Program Life Skill TIK Paket C di SKB Kota Semarang. Universitas Negeri Semarang.

K, E.H., dan Masroni, A. (2019). Bakti SKB untuk Negeri: Praktik Baik Penyelenggaraan Program di SKB.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 152 Tahun 2014, (2014).

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2016, (2016).

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2008, (2008).

Koesnandar, A. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran Inovatif Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Sesuai Kurikulum 2013. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 33. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v8n1.p33--61.

Kusnandar, K., dan Utari, I. (2019). Laporan Survey Analisis Kebutuhan Model Pembelajaran Inovatif 2019.

Kusnandar, Warisno, Nurhayati, A.S., dan Mega, N.A. (2020). Laporan Hasil Analisis Kebutuhan Model e-Pembelajaran untuk Program Pendidikan Kesetaraan pada Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Lestari, S. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan TIK oleh Guru. Jurnal Kwangsan, 3(2), 121–134.

Nurabadi, A. (2014). Ketersediaan dan Pemanfaatan Perangkat Teknologi Informasi (TI) dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran. Manajemen Pendidikan, 24(3), 221–227. http://pjj.fip.um.ac.id.

Rivalina, R., dan Siahaan, S. (2020). Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran: Ke Arah Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik. Jurnal Teknodik, 24(1), 71–85.

Sedarmayanti, dan Muhammad, R.L. (2017). Analisis Kerja Pamong Belajar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Cimahi. Jurnal Ilmiah Administrasi Bisnis dan Inovasi, 1(2), 65–87.

Siddiq, M., dan Salama, H. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Metode Bercerita. Jurnal Teknodik, 24(2), 131–145.

Sukrillah, A., Ratnamulyani, I.A., dan Kusumadinata, A.A. (2018). Pemanfaatan Media Sosial melalui Whatsapp Group FEI sebagai Sarana Komunikasi. Jurnal Komunikatio, 3(2). https://doi.org/10.30997/jk.v3i2.919.

Sunarwan, D. (2017). Kemampuan Literasi TIK Tutor Keaksaraan dalam Praktek Kegiatan Pembelajaran di Kelompok. Jurnal AKRAB!, V(1), 59–66. https://doi.org/https://doi.org/10.51495/jurnalakrab.v8i1.150.

Widyanto, M.R., dan Lestari, G.D. (2020). Kompetensi Pamong Belajar dalam Penerapan Pembelajaran E-Learning di SKB Trenggalek. Jurnal Pendidikan Untuk Semua, 04(01), 124–134. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpls/index.